By

Kurikulum Mercedes Benz Di Asia Tenggara

Buslovers – Pentinganya teknisi mercedes benz dalam perusahaan tersebut, kali ini buslovers akan memberikan sedikit informasi tentang pentingnya teknisi di perusahaan mercedes benz, dan berikut beritanya. Sebanyak 17 tenaga mekanik handal yang diwisuda oleh pimpinan Mercedes-Benz Indonesia di kantor PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia JL RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (26/9) hari ini dilatih di pusat pelatihan tenaga mekanik milik Mercedes-Benz Indonesia.

Lembaga ini beroperasi sejak 1978 dan didirikan untuk meningkatkan kualitas dan penyesuaian yang dilakukan guna mengikuti perkembangan teknologi yang pesat, termasuk dengan kompleksitas di dalamnya. Selain itu juga untuk memenuhi persyaratan standar yang ditentukan dari Mercedes-Benz Regional.

Kurikulum dan silabus regional diberikan kepada para siswa tenaga mekanik di program pelatihan selama tiga tahun, mencakup pengetahuan tentang automotive mechatronic dan diterapkan juga oleh Mercedes-Benz di wilayah operasinya di Asia Tenggara dan North-East Asia.

Kurikulum dan silabus ini telah diawali dan disusun di Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Selain pusat pelatihan, Mercedes-Benz Indonesia juga memiliki trainer bersertifikasi dengan standar kualifikasi Mercedes-Benz internasional, yang langsung dikeluarkan oleh Global Training Germany.

Selama masa pelatihan, para siswa menjalankan beberapa aktivitas yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga terjun langsung dalam program magang di lapangan.
After Sales Director PT Mercedes-Benz Indonesia Heinrich Schromm menjelaskan, program magang tenaga mekanik dilaksanakan langsung di bengkel resmi Mercedes-Benz dengan rasio materi yang diberikan 80 berbanding 20. Yakni, 80 persen praktek dan 20 persen teori dan dititikberatkan pada layanan dan diagnose kendaraan Mercedes-Benz dengan menggunakan teknologi terkini pada passenger car dan commercial vehicles.

“Ini adalah wujud jaminan kami bahwa seluruh siswa saat ini memiliki kapasitas yang sesuai untuk mengatasi setiap problem teknis yang mungkin terjadi pada kendaraan Mercedes-Benz,” kata Heinrich.

Dia menambahkan, program pelatihan selama tiga tahun ini mencakup aspek teknis dan non-teknis, dan dilakukan secara konsisten dengan standar Mercedes-Benz.

“Dengan menyelesaikan program pelatihan ini, para lulusan kami siap hadapi tantangan yang lebih besar di arena kompetisi antar mereka untuk meraih kinerja terbaik melalui kerjasama tim,” jelasnya.

“Mereka mulai hari ini memangku tanggung jawab untuk menyelesaikan tantangan nyata di lapangan yang mungkin terjadi pada kendaraan Mercedes-Benz,” imbuh Heinrich.

Presiden & CEO Mercedes-Benz Indonesia, Dr. Claus Weidner mengaku bangga pada kualitas yang dimiliki ke-17 tenaga mekanik yang diwisuda.

“Mereka telah bekerja keras untuk bisa menjadi Certified Maintenance Technician bagi passenger cars dan commercial vehicles Mercedes-Benz. Setelah melewati serangkaian pelatihan dan penilaian, nantinya mereka akan berperan sebagai tulang punggung layanan Mercedes-Benz yang akan mendedikasikan ketrampilan dan pengetahuannya dalam jaringan resmi Mercedes-Benz di Indonesia,” kata Claus.

Total, Mercedes-Benz Indonesia telah memwisuda 785 siswa sejak pusat pelatihan Mercedes- Benz berdiri 34 tahun lalu.(choirul arifin) http://www.tribunnews.com

pixel Kurikulum Mercedes Benz Di Asia Tenggara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose